Semalam untuk kesekian kalinya, tim Gak Cuma Makan mencoba kuliner yang satu ini. Kuliner ini adalah salah satu yang masih sering menjadi misteri dalam penamaannya buat kami. Karena satu berkata bahwa ini adalah mie ayam tenda biru, sementara satunya berkata pangsit tenda biru. Dan kesepakatan pun sepertinya masih mengambang hingga tulisan ini mulai diketik.Tapi apapun namanya, mari kita sebut ini sebagai pangsit bukan mie ayam dikarenakan harganya yang terhitung mahal untuk ukuran mie ayam. Ya, cuma masalah harga yang membuat pangsit menang untuk disebut.๐Ÿ˜€

Pangsit tenda biru, tak berbeda dengan bakso pak Wage yang sudah dibahas beberapa hari yang lalu. Pangsit satu ini adalah jajanan (atau mungkin) makanan yang nampaknya menjadi ciri khas bagi SMP Negeri 6 Surabaya. Ya, karena pangsit tenda biru ini awalnya mangkal di depan sekolah yang ada di jalan jawa tersebut dan menjadi terkenal di tempat itu. Nama tenda biru sendiri dikarenakan tenda yang dipakai berwarna biru. Dan walaupun sekarang pangsit ini sudah pindah ke jalan kayoon, namanya pun tetap tenda biru. Lalu dimananya yang berwarna biru?? Temboknya. Karena tempat pangsit tenda biru ini sudah bertransformasi dari yang awalnya hanya berupa tenda biasa, kini menempati sebuah bangunan permanen yang lebih nyaman. Meskipun saya yakin buat alumnus SMP 6 sendiri masih lebih nyaman saat masih berjualan di depan sekolah mereka. Namun inilah kenyataanya. Toh tempat yang sekarang bisa menampung orang yang lebih banyak dibanding sebelumnya.

Membicarakan pangsit enak di Surabaya itu ga sedikit jumlahnya. Banyak. Dan salah satunya adalah pangsit tenda biru ini. Salah satu yang terenak dan cukup dikenal enaknya. Yang membuat istimewa dari pangsit ini terletak dari minyak yang diambil dari -ini masih menjadi misteri- antara bebek atau ayam. Ayam atau bebek memang dikenal mempunyai minyak yang terkenal nikmat jika anda bisa mendapatnya. Bak sebuah harta karun, minyak ini pun mudah-mudah susah mendapatkannya. Dan bukan masalah beruntung tidak beruntung anda mendapatkannya. Tapi melalui tangan yang rapi, kesungguhan tingkat tinggi untuk mendapatkannya, maka anda akan mendapatkan harta karun unggas ini selain dari kulitnya. Caranya?? Silahkan googling ya.. Tapi kita akan beri tips untuk anda. Pilih bebek jangan ayam untuk tingkat keberhasilan mendekati sempurna. Kalau kuat secara finance pilih bebek peking.๐Ÿ˜€ Tips kedua beli minyak sayur. Gunakan minyak sayur untuk campuran minyak unggas itu sekitar 1:3. Satu untuk ayam sayur, tiga minyak unggas.ย  Selamat mencoba. Kesuksesan ada pada teori yang anda ambil, dan tangan anda. Trust me!!

Ini adalah saat yang kita suka tapi sedikit rumit dan selalu penuh perdebatan guna menulis beberapa paragraf kedepan. Yap, Bongkar resep!!

Mie adalah komponen paling penting untuk sebuah pangsit. Pangsit tanpa mie, bukan pangsit namanya. Itulah sebabnya tingkat kekenyalan, tingkat resapan bumbu, dan bentuk dari mie membuat nilai tersendiri bagi penikmatnya. Mie di Pangsit Tenda Biru kalau diperhatikan home made. Dilihat dari tekstur yang bergelombang sepertinya sulit ditemukan mie bentuk ini. Tingkat kekenyalan dari mie dalam tiap penyajian sepertinya selalu pas dikarenakan ketebalan dari mie yang tidak bisa dikatakan tipis. Hingga membuat proses memasaknya menjadi mie yang siap disajikan kepada para pelanggan pun cukup lama. Walaupun sebenarnya kalau kurang matang pun tidak akan keras teksturnya. Namun kesempurnaan penyajian bukankah sebuah hal yang harus didapat oleh kita yang membeli??

Ayam sebagai toping dari pangsit adalah salah satu yang cukup sensitive buat sebuah pangsit. Bak kuah di bakso, bumbu pangsit seenak apapun kalau ayamnya tidak terlalu enak akan berpengaruh juga. Ayam di Pangsit Tenda Biru memiliki cita rasa yang membuat kita ingat dengan isian dari lemper. Ya, rasanya memang mirip bahkan bisa dikatakanย  memang mencontek dari resep isian lemper. Dengan sedikit modifikasi dalam hal merebus ayam di awal dengan tambahan garam dan gula (bukan cuma direbus saja tanpa bumbu) membuat rasa gurih yang muncul. Dan setelahnya ayamnya dimasak hingga airnya tinggal sedikit membuat campuran bahan (khas isi lemper ditambah dengan minyak unggas secukupnya) meresap dan nikmatnya pun maksimal.

Pangsit basah atau bagi orang Surabaya lebih suka menyebut siomay adalah salah satu yang kurang tepat pemilihan tempatnya di Pangist Tenda Biru. Peletakan yang salah membuat siomay tidak cukup enak lho. Ga percaya?? Kulit pangsit adalah salah satu bahan makanan yang fragile. Dengan suhu beberapa celcius, ditambah goncangan yang diberikan saat menmgaduk pangsit membuat kehancuran dan lembeknya siomay tersebut. Hingga pada akhirnya rasa yang maksimal kurang terasa. Sedikit saran buat pemilik Tenda Biru, harusnya siomaynya jangan disandingkan dengan seladanya, dijamin rasa yang muncul dari siomaynya akan sangat nendang.

Bumbu pangsit adalah hal yang paling utama dari sebuah pangsit. Jelas. Bumbu pangsit ini terdiri dari apa saja? Antara lain : Garam, merica, sedikit penyedap rasa, bawang merah goreng lalu dirajah dan bumbu utamanya : Minyak sayur dengan minyak unggas.

Dan campuran dari itu semua : MANTAP!!!!!!!!

Namun ada beberapa kekurangan dari Pangsit Tenda Biru ini. Yang pertama adalah minyak unggas yang kurang sedikit lagi, dan satunya harga.๐Ÿ™‚

Minyak unggas sebenarnya mudah untuk didapat. Memang membutuhkan uang yang tidak sedikit untuk satu botol minyak unggas. Karena untuk ayam, dari satu ukuran dada ayam, itu hanya bisa menghasilkan lima hingga sepuluh cc minyak!! Sementara untuk ayam bisa setengah kali lipat lebih banyak. Tentunya dengan bagian yang lebih banyak dipergunakan untuk pengambilan minyaknya. Sebenarnya tidak salah juga kalau ditelaah lagi kenapa minyaknya tidak cukup banyak?? Karena itu tadi. Kebutuhan ayam untuk toping dari pangsit ini berapa kg per hari?? Disambungkan dengan berapa banyak minyak yang dihasilkan?? Seperti begini biar tidak bingung. Jika dalam satu hari butuh 10KG ayam untuk topping, minyak yang bisa dihasilkan 100cc perhari. 100 cc itu untuk memenuhi 200 mangkok. Cukupkah?? Walaupun harga yang tinggi guna menutupi 1cc minyak per mangkok, tapi ayam itu untuk disajikan dimana?? Karena kebutuhan akan min. 200cc minyak ayam pun harus terpenuhi setiap hari bukan??๐Ÿ™‚

Harga seporsi dari Pangsit Tenda Biru ini adalah Rp 10.000. Sebuah harga yang terhitung cukup mahal untuk sebuah pangsit. Walapun harganya bisa dibilang enak banget, tapi plus minum jadi Rp 12.000 bukan sebuah harga yang cukup worth it untuk dijjadikan favorit kuliner. Tapi kalau misal misal minyaknya ditambah akan membuat pangsit ini worth it untuk harga sebesar itu.๐Ÿ™‚

Overall:

7/10

Salam

-Gak Cuma Makan-